Skip to main content

Cara Mengatasi Komputer Lemot Saat Startup

Cara Mengatasi Komputer Lemot Saat Startup
Cara Mengatasi Komputer Lemot Saat Startup
Images source: Pixabay.com

Cara Mengatasi Komputer Lemot Saat Startup

Komputer saat ini telah menjadi perangkat utama yang dibutuhkan sebagian besar orang. Tidak hanya untuk pekerja kantoran saja tetapi para pelajar, bahkan para pedagang online store juga menggunakan komputer untuk melakukan pekerjaannya. Namun, ada beberapa orang yang bertanya-tanya apa yang menyebabkan komputer menjadi Lemot saat startup. Padahal baru dinyalakan tapi kok lemot ya?

Tentu saja ada banyak penyebab komputer menjadi sangat loading saat pertama kali dihidupkan. Namun beberapa penyebabnya adalah karena banyaknya aplikasi yang berjalan setelah komputer dinyalakan atau juga pengaturan booting yang tidak tepat dan lain sebagainya.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, saat ini banyak orang yang membutuhkan komputer, seperti programmer, pekerja kantoran, pelajar, mahasiswa, dan pegawai negeri atau masih banyak pekerjaan lain yang membutuhkan komputer.

Namun, komputer sangat sering mengalami masalah yang berkaitan dengan kinerja yang sangat Lemot. Tentu hal ini akan menghambat aktivitas dan menimbulkan emosi. Maka dari itu, untuk mengetahui penyebab komputer lemot saat dihidupkan, dan Cara Mengatasi Komputer Lemot Saat Startup, simak beberapa ulasannya dibawah ini.

TOC / Daftar Isi

Penyebab Komputer Lemot Saat Startup

1. Terlalu Banyak Program Startup

Perlu Anda ketahui bahwa banyaknya program startup yang diinstal pada perangkat komputer yang Anda gunakan akan menyebabkan komputer Anda menjadi Lemot. Karena beberapa aplikasi ini akan berjalan di background secara otomatis saat Anda menyalakan komputer. Semakin banyak aplikasi yang Anda instal dan jalankan secara otomatis saat Anda menghidupkan komputer, semakin Lemot komputer Anda.

Secara umum, saat memulai komputer Anda akan cenderung Lemot dan terkadang membutuhkan waktu 2 hingga 3 menit. Bahkan dengan penambahan waktu loading yang sangat lama saat membuka aplikasi setelah Anda menyalakan komputer, itu menjadi tanda bahwa komputer Anda mulai mengalami kelesuan saat dihidupkan.

Back to Content ↑

2. Ukuran Penyimpanan Cloud

Secara umum, besarnya RAM pada komputer Anda akan menjadi faktor penting dalam kecepatan komputer itu sendiri. Jika Anda memiliki RAM kecil maka Anda dapat mencoba menggantinya dengan RAM yang lebih besar.

Dengan mengganti RAM atau menambah RAM mungkin anda bisa mengatasi komputer yang lemot. Namun perlu diingat jangan hanya sekedar menambah kapasitas RAM saja, penting untuk memperhatikan spesifikasi RAM dan kapasitas RAM optimal yang bisa Anda gunakan di komputer Anda.

Back to Content ↑

3. Pengaturan Boot yang Salah

Penyebab komputer Lemot startup selanjutnya adalah karena pengaturan booting yang tidak tepat. Perlu Anda ketahui sebelumnya bahwa booting akan mempengaruhi beberapa faktor yaitu kecepatan prosesor dan program yang diinstal atau hal lainnya. Oleh karena itu Anda perlu mengatur ulang pengaturan booting Anda agar komputer Anda dapat berjalan dengan baik saat dihidupkan.

Back to Content ↑

Cara Mengatasi Komputer Lemot Saat Startup

Cara mengatasi komputer Lemot loading saat dihidupkan sebenarnya bisa dilakukan sendiri sebelum meminta service center komputer untuk memperbaikinya. Seperti halnya komputer PC, komputer terkadang Lemot memuat saat dihidupkan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor.

Cara termudah tentunya adalah dengan menekan tombol CTRL + ALT + Del secara bersamaan ke tombol Task Manager lalu pilih opsi End Task sebagai solusinya. Jika cara ini tidak berhasil, maka dengan berat hati kita akan langsung menutup seluruh program dengan menekan tombol power. Sekali dua kali mungkin tidak masalah, namun jika kita terpaksa menutup beberapa kali, dikhawatirkan sistem atau hardware komputer akan mengalami masalah.

Back to Content ↑

1. Bersihkan Recycle Bin

Saat Anda menghapus sebuah file, baik dengan cara klik kanan + delete atau dengan menekan tombol delete di keyboard, sebenarnya file tersebut hanya akan masuk ke Recycle Bin dan tidak terhapus seluruhnya. Meski sudah tidak bisa diakses lagi, file-file yang dibuang ke Recycle Bin masih memiliki ukuran file yang sama dan akan disimpan dalam jangka waktu tertentu sehingga tidak mengurangi penggunaan hard disk.

Terutama karena Recycle Bin disimpan di drive C secara default, itulah sebabnya menjaga ruang kosong pada drive ini sangat penting dalam mempengaruhi kinerja komputer secara keseluruhan, termasuk booting. Untuk menghapus file di Recycle Bin, Anda bisa klik kanan pada icon Recycle Bin di desktop dan pilih menu Empty Recycle Bin, atau bisa juga buka Windows Explorer, pilih menu Recycle Bin di sebelah kiri, dan hapus file yang mau Anda simpan.

Back to Content ↑

2. Mengurangi Waktu Timeout Saat Booting

Saat komputer Anda dinyalakan, menu boot ditampilkan selama beberapa waktu sebelum sistem operasi dimuat. Ini berguna untuk memberi Anda waktu untuk melakukan hal-hal seperti memasuki Windows dalam Safe Mode, dan sebagainya. Anda dapat mengurangi beberapa detik dari waktu startup Anda dengan mengubah batas waktu dari menu boot, yang diatur ke 30 detik secara default.

Caranya tekan Windows + R, lalu ketik msconfig dan enter, pilih tab Boot dan ubah angka di kolom Timeout sesuai keinginan, lalu klik Apply lalu Ok. Cara kedua adalah dengan menekan tombol WIndows pada keyboard, lalu pilih Control Panel, lalu masuk ke menu System > Advanced system settings, lalu di bagian Startup and Recovery pilih menu Settings, lalu ubah angka di Time to display daftar kolom sistem operasi: menjadi seperti yang Anda inginkan.

Back to Content ↑

3. Mengurangi Jumlah Ikon Shortcut pada Desktop

Ini adalah salah satu kebiasaan buruk pengguna komputer atau laptop, yang akan mengakibatkan proses booting Lemot karena terlalu banyak ikon shortcut di desktop. Ternyata bukan hanya Shortcut Icon saja, banyak pengguna Windows juga menemukan Windows menyimpan file di desktop, yang jika terlalu banyak akan sangat berdampak dan juga mengganggu tampilan.

Saat booting pertama kali, Windows akan memuat semua file di layar desktop termasuk ikon shortcut dan file apa saja di dalamnya, sehingga jika terlalu banyak, kinerja CPU dan RAM akan melonjak yang menyebabkan komputer atau laptop menjadi lemah. Lemot saat boot pertama kali.

Bagaimana mengantisipasi? Hapus ikon shortcut yang jarang digunakan dan pindahkan file dari desktop ke drive lain, seperti drive D. Nanti jika Windows error, file di drive C juga tidak dapat diakses, jadi sebaiknya hindari menyimpan file penting di drive tersebut...

Back to Content ↑

4. Matikan Fitur Bantuan Windows 10

Fitur bantuan yang ditawarkan oleh Windows 10 seperti memberikan tips, trik, dan saran memang akan sangat membantu bagi pengguna baru, tetapi dapat sangat memperlambat kinerja komputer atau laptop secara keseluruhan. Untuk mematikannya, buka menu Start > Settings > System > Notifications & actions lalu klik bagian Get tips, trik, dan saran saat Anda menggunakan Windows hingga tombol berwarna abu-abu dan bertuliskan Off.

Back to Content ↑

5. Matikan Startup Programs yang Tidak Perlu

Menginstal software di komputer dan laptop tidaklah sulit, namun terkadang beberapa software ini akan terbuka secara otomatis saat startup/boot, baik terbuka secara normal maupun di background (Alias di belakang layar) Ini juga merupakan kebiasaan buruk yang umum dilakukan pengguna Windows saat menginstal software yaitu mencentang opsi "enable at startup" dan sejenisnya yang membuat kinerja prosesor dan RAM melambung saat booting.

Back to Content ↑

Demikian ulasan tentang Cara Mengatasi Komputer Lemot Saat Startup. Sekian, Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat!